Abvard Media

Pernah merasa punya berita penting untuk dibagikan, tapi bingung bagaimana cara membuatnya dilirik media? Di situlah seni menulis press release berperan. Sayangnya, banyak orang menganggap press release cukup dengan menulis informasi seadanya lalu mengirimkannya ke media. Hasilnya? Tenggelam di antara ratusan email lain yang masuk ke meja redaksi.

Kalau kamu ingin press release yang benar-benar diperhatikan, ada beberapa teknik yang bisa kamu terapkan. Artikel ini akan membahas tips-tipsnya dengan bahasa yang ringan dan contoh yang mudah dipahami.

Kenapa Press Release Itu Penting?

Bayangkan kamu membuat brand kopi baru. Tanpa publikasi yang tepat, kabar ini mungkin hanya diketahui pelanggan di sekitar toko. Tapi dengan press release yang efektif, berita itu bisa muncul di media online, dibaca ribuan orang, dan bahkan memancing liputan lanjutan dari media lain.

Press release adalah jembatan antara informasi yang kamu punya dengan publik yang perlu tahu. Itulah kenapa cara menulisnya harus tepat agar pesanmu tidak hanya sampai, tapi juga menarik perhatian.

Tips Menulis Artikel Press Release dengan Baik

Berikut adalah 7 tips menulis artikel press release dengan baik yang telah kami rangkum untuk kamu :

1. Mulailah dengan Judul yang Memikat

Judul adalah pintu masuk. Jika judul membosankan, besar kemungkinan editor media akan melewatkan press release kamu.
Contoh:

  • Kurang menarik → Perusahaan A Meluncurkan Produk Baru

  • Lebih menarik → Inovasi Ramah Lingkungan: Perusahaan A Luncurkan Botol Daur Ulang 100%

2. Pastikan Paragraf Pertama Menjawab 5W+1H

Paragraf pembuka press release harus padat dan langsung menjawab pertanyaan What, Who, When, Where, Why, dan How. Media tidak punya waktu untuk mencari inti berita yang tersembunyi di paragraf ketiga.

3. Gunakan Data atau Fakta yang Memperkuat

Data membuat press release lebih kredibel. Misalnya, “Produk ini mengurangi penggunaan plastik hingga 40%” jauh lebih meyakinkan dibanding sekadar “Produk ini ramah lingkungan.”

4. Sertakan Kutipan yang Relevan

Kutipan dari pimpinan perusahaan, pakar, atau tokoh terkait membuat berita terasa lebih hidup. Contoh:

“Kami percaya inovasi ini akan menjadi langkah besar dalam mengurangi limbah plastik di Indonesia,” ujar CEO Perusahaan A.

5. Tulis dengan Gaya Jurnalistik

Press release yang baik mengikuti standar penulisan berita—singkat, jelas, dan tanpa bahasa promosi berlebihan. Media akan lebih senang memuat naskah yang minim revisi.

6. Sertakan Informasi Kontak yang Jelas

Jangan lupa mencantumkan nama, nomor telepon, dan email yang bisa dihubungi. Banyak peluang liputan yang hilang hanya karena media kesulitan menghubungi narasumber.

7. Manfaatkan Jasa Release Berita untuk Distribusi Lebih Luas

Menulis press release yang bagus saja belum cukup, kamu juga harus memastikan berita itu sampai ke media yang tepat. Di sinilah jasa release berita membantu—mereka punya jaringan media yang luas dan tahu cara menempatkan berita agar dibaca editor.

Baca Juga : Perbedaan Press Release dan Iklan

Kesimpulan

Menulis press release yang menarik bukan hanya soal menyampaikan informasi, tapi bagaimana mengemasnya agar media tertarik memuatnya. Mulai dari judul yang memikat, isi yang padat dan jelas, hingga distribusi yang tepat lewat jasa release berita, semua elemen itu saling melengkapi untuk memastikan pesanmu tersampaikan ke publik.

Kalau kamu masih bingung cara membuat press release, abvardmedia.com menyediakan jasa rilis berita dari mulai penulisan hingga tayang, jadi kamu ga perlu pusing mikirinnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *