Abvard Media

Ketika sebuah bisnis ingin dikenal luas, ada banyak cara yang bisa ditempuh—mulai dari memasang iklan hingga mengirimkan press release ke media. Keduanya sama-sama bertujuan untuk menyampaikan pesan ke publik, tapi apa perbedaan antara keduanya?. Nah, artikel ini akan membahas perbedaan press release dan iklan mulai dari bentuk, strategi dan efeknya.  Ini penting supaya kamu bisa memilih metode yang paling sesuai untuk kebutuhan bisnismu.

Apa Itu Press Release?

Press release adalah naskah resmi yang dikirimkan ke media massa untuk mengumumkan suatu informasi penting, seperti peluncuran produk, kegiatan sosial, atau pencapaian perusahaan. Bentuknya menyerupai berita, bukan promosi langsung. Tujuannya adalah agar media mempublikasikan informasi tersebut kepada pembaca mereka.

Karena formatnya mirip berita, press release biasanya lebih dipercaya pembaca. Apalagi jika dimuat di media besar yang sudah punya reputasi baik.

Apa Itu Iklan Biasa?

Iklan biasa adalah pesan promosi yang sengaja dibuat untuk membujuk audiens membeli produk atau jasa. Bentuknya bisa sangat beragam—banner di website, video di YouTube, sampai brosur cetak. Fokus iklan adalah menjual, bukan sekadar memberi informasi.

Di iklan, brand punya kendali penuh atas isi pesan, desain, dan penempatan. Namun, pembaca atau penonton cenderung tahu bahwa itu adalah promosi, sehingga tingkat kepercayaan bisa berbeda dibanding berita.

Perbedaan Utama Press Release dan Iklan Biasa

1. Bentuk Penyampaian Pesan

  • Press Release → Ditulis dengan gaya jurnalistik, mengedepankan fakta, dan informatif.

  • Iklan Biasa → Bersifat persuasif, penuh ajakan, dan sering menggunakan bahasa promosi.

2. Kredibilitas

  • Press Release → Lebih kredibel karena disajikan sebagai berita dari media.

  • Iklan Biasa → Kredibilitas bergantung pada brand, karena pembaca tahu ini murni promosi.

3. Biaya

  • Press Release → Biaya biasanya untuk penulisan dan distribusi ke media.

  • Iklan Biasa → Biaya bisa jauh lebih tinggi, apalagi jika tayang di media besar atau dengan durasi panjang.

4. Jangkauan

  • Press Release → Bisa menjangkau pembaca media yang relevan dengan topik.

  • Iklan Biasa → Jangkauan bisa diatur sesuai target, tapi umumnya berbayar penuh.

5. Tujuan Akhir

  • Press Release Membangun citra dan menyampaikan informasi.

  • Iklan Biasa → Langsung mendorong penjualan atau aksi tertentu.

Contoh Sederhana dari Press Release dan Iklan

Misalnya sebuah brand kopi meluncurkan varian baru.

  • Jika menggunakan press Release → Berita yang muncul di media akan membahas keunikan rasa, proses pembuatan, dan komentar dari pendiri brand. Pembaca merasa mendapatkan informasi yang bermanfaat.

  • Jika menggunakan iklan biasa → Akan ada visual kopi yang menggoda, diskon khusus, dan ajakan membeli di outlet terdekat.

Keduanya bisa efektif, tergantung tujuan kampanye.

Baca Juga : 7 Tips Menulis Artikel Press Release

Mana yang Lebih Cocok untuk Bisnis Kamu?

Kalau tujuanmu membangun kredibilitas dan eksposur di media, press release bisa jadi pilihan tepat. Tapi kalau ingin hasil instan berupa penjualan langsung, iklan biasa mungkin lebih cocok. Bahkan, tak jarang bisnis sukses menggabungkan keduanya—mulai dengan press release untuk membangun awareness, lalu diikuti iklan untuk mendorong aksi beli.

Kesimpulan

Meski sama-sama alat komunikasi, press release dan iklan biasa punya pendekatan yang berbeda. Press release fokus pada informasi dan membangun kepercayaan, sementara iklan lebih menekankan ajakan membeli. Memahami perbedaan ini akan membantumu menyusun strategi pemasaran yang lebih efektif dan sesuai tujuan bisnis.

Kalau ingin press release lebih cepat abvardmedia.com menyediakan jasa press release murah dan profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *